Shenzhen (ANTARA) – Produsen kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) terkemuka China, BYD Company Limited membukukan pertumbuhan laba dan pendapatan yang kuat pada paruh pertama (H1) 2025.
Perusahaan yang berkantor pusat di Shenzhen itu mengatakan bahwa pihaknya mencapai pendapatan sebesar 371,28 miliar yuan (1 yuan = Rp2.291) pada H1 tahun ini, naik 23,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar 15,51 miliar yuan, naik 13,79 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sektor otomotif, termasuk kendaraan dan produk terkait, masih menjadi pendorong pertumbuhan utama BYD. Sedangkan, pendapatan dari komponen genggam dan layanan perakitan turun.
BYD secara signifikan meningkatkan investasinya untuk penelitian dan pengembangan (litbang) sebesar 53,05 persen pada H1 hingga totalnya mencapai 30,88 miliar yuan pada periode tersebut.
Perusahaan itu juga melaporkan pertumbuhan penjualan yang kuat, dengan penjualan NEV mencapai 2.145.954 unit, naik 33,04 persen (yoy).
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025